Selasa, 10 Mei 2011

Ciwidey, Soreang, Rongga, Gunung Halu, dan Jatinangor

Cerita ini berawal ketika aku sudah Nawaitu buat pergi ke nikahan sahabatku, Rosida Robillah, panggil aja Ochi yang setahu aku rumahnya di Cimahi, salah satu kota di Jawa Barat yang sangat bedekatan dengan Bandung.
Hari itu, Senin malam, tanggal 18/04/2011 aku berangkat ke Bandung dengan bermodalkan tiket kereta Lodaya malam untuk mengadu nasib atas panggilan interview di sebuah lembaga amil zakat. Bermodalkan niat setengah hati, aku berangkat menuju kontrakan adikku di sebelah selatan kota Bandung sebelum aku menghadiri undangan interview tersebut pukul 10.00 WIB. Selesai interview pukul 15.00 WIB aku pulang ke kontrakan adikku tanpa harapan sama sekali (karena memang aku sudah tidak terlalu berharap dengan hasil interview ini, karena kalau aku lolos, aku harus mengikuti interview selanjutnya minggu depan, sedangkan minggu depan aku udah ada schedule untuk pergi ke luar pulau).

Sebagai mantan mahasiswa kota Bandung, saya diharuskan menjadi tour guide teman-temanku dari Jawa yang ingin jalan-jalan ke Bandung. Jadwal untuk pergi ke Kawah Putih, Ciwidey bersama seorang teman Ifrani Yuan Khaulaharani, panggil aja Rani pada hari Jumat, tanggal 22/04/2011 mewajibkanku untuk menunggu 2 hari tanpa melakukan apapun dikontrakan adikku. Beruntung ada sahabat saya yang hari Rabu 20/04/2011 memaksaku untuk menemaninya berjalan-jalan di Jatinangor tercinta, daerah paling timur dari kota Bandung untuk survey DVD film-film di depan kampus UNPAD dengan harga separoh dari harga jika aku beli di Jogja, sehingga waktu kosongku 1 hari itu aku habiskan untuk menonton film-film yang sudah ku beli.hehee..

Sekarang tibalah hari Jumat untuk meluncur ke Ciwidey. Tanggal 22/04/2011 pukul 11.00 WIB aku baru bertemu Rani di terminal Leuwi Panjang (karena dia berangkat dari Tangerang, jadi aku harus sabar menanti) dan kita langsung meluncur ke Ciwidey dengan Bus Bandung-Ciwidey selama kurang lebih 2 jam. Sampai di Ciwidey kita langsung menuju mushola untuk sholat Dzuhur, berita dari sahabatku yang rumahnya di Ciwidey tentang hujan deras yang sedang melanda rumahnya tidak kita hiraukan karena saat sampai di terminal Ciwidey kita disambut dengan langit yang cerah. Saat kita keluar mushola, deng dong...... hujan deras melanda terminal ini juga, dan kita begitu beruntung tidak membawa payung (perencanaan yang salah, mau ke kawah putih berangkat siang-siang dan nggak bawa payung lagi, baru sampai Ciwidey aja udah disambut hujan lebat, sesampainya di kawah putih apa yang mau dilihat.. Awan?!Ckckck. Jangan Ditiru!!!).

Rencana ke kawah putih rela nggak rela harus dibatalkan karena cuaca yang tidak mendukung (the main problem is the wrong schedule), akhirnya kita berkunjung ke rumah sahabatku, teman perjuangan satu kosan selama 4 tahun, namanya Anggi Ayuningtyas, panggil aja Anggi, murni sunda, produk lokal ciwidey, dan asli lembut banget, aku manggilnya mbak Anggi. Di sini kita malah foto-foto di kebun strowbery milik mbak Anggi yang ada di belakang rumahnya dan di tempat maianan bekas TK di rumah mbak Anggi kayak orang nggak punya dosa. Ini dia hasil jeprat-jepret nggak jelas kita,




Sayang, mbak Anggi nggak bisa ikut foto karena lagi nggak pake kerudung.

Setelah puas foto-foto dan ngerampok strowbery punya mbak Anggi, kita pulang menuju rumah sahabat saya yang lain di Soreang, 1 jam dari Ciwidey, namanya Resha Restiana, panggil aja Echa, 11-12 sama mbak Anggi, produk lokal sunda, lembuuut banget. Kita nginep di rumah mbak Echa 1 malam sebelum berangkat ke nikahan mbak Ochi. Ini dia hasil jeprat jepret kita sebelum keberangkatan Sabtu, 23/04/2011,



Perjalanan dari rumah mbak Echa ke rumah mbak Ochi ternyata tidak semulus yang aku kira. Cimahi, setahuku adalah kota yang jalannya bagus,walaupun macet tapi tidak berbatu-batu. Akan tetapi, kenyataan yang aku alami saat menuju rumah mbak Ochi adalah, jalan yang berkelok-kelok (yah, memang pegunungan) dan berbatu-batu, itupun belum cukup karena masih ada lubang-lubang besar yang penyambut kita dan membuat kepalaku berkali-kali harus menyentuh atap mobil. Ini adalah hasil jepretan di pernikahan mbak Ochi setelah kita bertempur melawan jalan yang super duper HEBAT.


Dalam perjalanan pulang kita pun tidak lepas dari perjuangan yang tidak kalah hebat untuk menaklukkan 2 gunung yang harus kita lewati karena memang hanya ada 1 jalan untuk menuju rumah mbak Ochi. Di tengah perjalanan pulang, mobil mbak Echa tiba-tiba berhenti di pegunungan pertama, namanya Gunung Halu, kebayang kan masih ada 1 gunung lagi yang harus kita naiki dan waktu sudah menunjukkan pukul 14.00 WIB. Biarlah ayah mbak Echa sibuk dengan mobil yang harus diperbaiki, kita bertiga mengibur diri dengan berfoto-foto ria di deket kebun singkong yang di atasnya ada kebun teh. (walaupun di rumahku juga banyak kebun singkong, tapi aku tidak bisa berfoto dengan dua sahabatku ini)
Berikut hasil jeprat-jepret kita,





Sekarang tibalah di hari terakhirku untuk kunjungan ini. Aku berkenalan dengan satu teman baru yang bernama Tita, nama aslinya ...eeemm aku lupa mengingatnya (maklum baru bertemu sekali, dan kelemahanku adalah mengingat nama orang yang aku baru bertemu dengannya sekali). Berhubung mereka dari Garut, dan akupun lagi ada urusan sama temanku untuk minta film-film, jadi kita memutuskan untuk berjalan-jalan di UNPAD yang sudah semakin bagus dengan renovasinya dibandingkan saat aku masih menimba ilmu di sini, yang begitu amburadul tempatnya (karena memang masih dalam proses pembangunan, jadi ribet banget jalannya).








Tanggal 24/04/2011 pukul 19.30 WIB Bis AKAP Bandung-Wonogiri membawaku untuk kembali pulang ke kampung halamanku dan bersiap untuk perjalanan berikutnya. Thanks for read my blog, and see you on my next trip.. ^o^/

5 komentar:

  1. ternyata tiaaa narsiss jugaaa...fotonya lumayan banyak hehehe.....the incredible journey hahaha...cha baru tau kalo sibolang itu ada yang pekekerudung yaa hee..tiii si bolang dari klaten hehehe...salut dg perjalan,n tulisan mu ti..ditunggu thesisnya..yg didalamnya terdapat nama2 kita ahahaaa...smg sukses slalu ya neng...

    BalasHapus
  2. endi Oleh oleh ku..???

    BalasHapus
  3. wuuuuuuuu oleh oleeeeeh

    BalasHapus
  4. @mbak echa
    Amiiiinnn... iya mbak echa,sebenernya narsis,cm g diliat2in,tp sekarang kyknya bakal diliat2in.hehee.. Sayang kalo cuma disave difolder,mending dibagi2 liat sama orang lain,sekalian melatih kemampuan menulis.(gaya sekarang mah).Simpanan foto masih banyak,tapi bingung nyusun kalimatnya.
    iya ih,sekarang si bolang dalam berbagai gaya eung,salah satunya kyk kita2 ini,berkerudung.hehee..

    @1tiny
    ho'o wan.jalan-jalan teruuuuuus..

    @tamrin
    oleh2 e poto nok yo,gari ngopi kui,ono strowbery barang to?

    BalasHapus