Sabtu, 14 Mei 2011

Malaaaaang, I'm Comiiiiiiiiiiing!!!!!

Hello, kita jumpa lagi. Sekarang aku mau cerita sedikit tentang kota yang terkenal dengan penghasil apel hijau, Malang, yaitu kota yang menghalangi jalan (posisi suatu benda yang menghalangi jalan itu dalam bahasa jawa disebut malang, hehee).

Malang, adalah kota yang berhawa dingin di sebelah timur pulau Jawa, tepatnya di Jawa Timur. Ibaratnya Malang di Jawa Timur seperti Bandung-nya Jawa Barat, tempatnya dingin, sejuk dan nyaman, walaupun tetap saja ada tempat-tempat yang tetap panas (namanya juga negara tropis, maklumlah ya..). 
Pertama kali menginjakkan kaki di kota ini, aku sudah sangat terpesona dengan tempat-tempatnya, jalan-jalannya, dan lalu-lintasnya yang sangat rapi. Secara, pukul 09.00 WIB sampai di kota ini, lalu lintas kotanya tidak macet sama sekali, padahal, dua kali saya hidup di kota besar, Jakarta dan Bandung, jam 07.00-11.00 WIB itu adalah jam dimana jalan-jalan kota sangat padat di penuhi lautan manusia yang akan beraktifitas.



Pernah bermimpi ingin hidup di kota ini, di kota yang belum pernah aku kunjungi (cuma satu hari itu saya ke sana), bisa melakukan apa yang aku bisa (tentunya hal-hal positif lah ya..) tanpa harus memperhatikan penilaian orang sekitar, apakah itu baik atau sebaliknya. Tapi apalah daya, restu Allah bersama restu Ibu, belum mengijinkanku untuk tinggal di sana.

Ok, kembali lagi. Malang, siapapun yang mendengar kota ini pasti akan berfikir kota yang dingin dan nyaman, tapi ketika mereka menginjakkan kaki sendiri di kota ini, mereka akan mendapatkan bonus secara langsung tanpa harus mengeluarkan uang banyak (selain uang transport tentunya) yaitu keindahan kotanya. (Sumpeh, jadi pengen ke sana lagi.) 

Malang sering dikenal sebagai kota tempatnya gunung Bromo. Gunung Bromo itu terletak di 4 daerah di Jawa Timur,  Kabupaten ProbolinggoPasuruanLumajang, dan Kabupaten Malang. Tapi teman-teman semua, perlu di ingat ya.. Pintu masuk kawasan wisata gunung bromo itu ada di probolinggo, jadi kalau mau berkunjung / maen / camping atau apalah terserah jangan sampai naik Bis / Kereta jurusan Malang, karena Probolinggo sendiri dari Malang jarak tempuhnya kurang lebih masih 2 jam. 

Ini sedikit kenangan yang bisa aku ambil dalam setengah hari di kota Malang. 







Gambar-gambar di atas aku ambil tepat di tengah-tengah taman di depan Balai Kota Malang. Memang cuaca waktu itu sudah mau gelap, awan mendung sudah mendekati balai kota. Kalau gambar di bawah ini, aku ambil di depan stasiun Malang, berhubung waktunya mepet (udah mau hujan n keburu naek kereta) jadi nggak sempet nanya-nanya orang sekitar patung apakah ini (sayang sekali, hiks..).


Demikianlah perjalananku di kota yang sangat aku impikan, walaupun hanya setengah hari, tapi kenangan itu nggak akan pernah aku lupakan (bahwa aku pernah menginjakkan kaki di kota MALANG). Ok, thanks for read it and see you on my next trip.. 

4 komentar:

  1. rono numpak kreto yus? mbi sopo? yen dewe wani timen e.. heheh

    BalasHapus
  2. numpak kreto wan.sire meh dewe wan,tapi ra etok ibukku,sidone ro adiku.. wuaaaa... seneng banget lho wan no konooo... dadi pengen rono neh..

    Wan, ko komentar2 sek neng postingan ku pertama ilang kabeh yo? bingung aku.

    BalasHapus
  3. rono karo aku po'o? heheh tp yen aku pas aku bali :D

    ojo2 pean hapus? cobo di cek nggon pengaturan komentar..

    BalasHapus
  4. Tiaaaaa.... Ajak2 dong klo ke Malang... hehehe
    -Citra Destina-

    BalasHapus